Selasa, 06 September 2011

Semangat menulis


Aku nggak tau lagi harus nulis apa, soalnya stilistika (gaya bahasanya) kurang bisa untuk mendeskripsikan semua ide yang ada di dalam benakku. Padahal ceritanya masih nyantol di kepala otakku. Jadi bingung sendiri. Gimana ya penyelesaiannya. Aku harus cepat-cepat selesai nih. Soalnya buat persiapan nulis yang lainnya. Semua itu aku jadikan sebagai proses belajar. Menulis buatku adalah self therapy yang bisa membuat aku merasa lebih baik untuk bisa memahami hidup. Menulis adalah temanku, bahkan bisa dikatakan sebagai sahabat. Apapun kondisi perasaanku, baik senang maupun sedih, aku harus selalu menulis. Aku nggak peduli orang mau berkata apa aja tentang tulisanku. Yang terpenting adalah aku bisa mengekspresikan semua ide yang ada dalam pikiran. So, nggak usah pikiran deh orang mau ngomong apa. Kamu tulis aja dulu. Urusan EYD, metode, kalimat yang efektif, itu mah belakangan. Intinya, jangan pernah berhenti untuk selalu menggoreskan pena di manapun kamu berada.
Apabila kamu sudah menyelesaikan tulisan yang udah kamu buat. Coba kamu kirim ke penerbit. Jangan pernah pikirin tuch mau diterima kek, mau ditolak kek, emang gw pikirin. Yang jelas, aku seneng kok lakuinnya. Namanya juga seneng, apapun dilakuin, hehehe J. Kalu kita udah suka, kita nggak akan pernah kenal lelah. Dan satu lagi, apabila naskah kamu ditolak, jangan putus asa, teruskanlah kembangkan seluruh ide yang ada di pikiran kamu. Jangan terpaku pada metode dan penolakan penerbit. Hajar aja terus. Kalau perlu terror tuch penerbit. Efeknya, kita akan dikenal oleh penerbit tersebut, sekaligus membuktikan bahwa kita nggak gampang menyerah. Apalagi, kalau kamu naskahnya belum pernah ditolak sama penerbit. Artinya, kamu harus lebih bersemangat lagi deh dalam menulis. Jadi orang yang pemalu boleh, tapi jangan malu-maluian ya. Hehehe :p. Jadikan menulis sebagai system pernafasan kamu sehingga sehari aja kamu nggak nulis, kamu akan kelagepan. Namanya juga nafas. Artinya, menulis sudah menjadi satu kesatuan dalam diri kita.
Ooo, iya… Kamu juga harus PD terhadap tulisan-tulisan yang udah kamu buat karena tulisan itu merupakan suatu karya yang harus dihargai dan patut diancungi jempol. Semua karya nggak ada yang jelek, asal kita bener-bener mau mengeksplor semua cerita dan uneg-uneg yang ada adi dalam pikiran kita, Soo,,, yuk menulis. Jangan ambil pusing, oke J

                                                                                                                                                                Jakarta, 3 Agustus 2011

                                                                                                                                                                Linda Jayanti

0 komentar:

Posting Komentar

 

Mutiara Hikmah © 2008. Design By: SkinCorner